22 Januari 2009

Mengapa Pria Selingkuh …

Forest Woodward/iStock

Photo by : Forest Woodward

Hmm …

Seorang konsultan perkawinan M. Gary Neuman, dalam bukunya yg berjudulThe Truth About Cheating, melakukan sebuah survei terhadap 200 orang suami yang selingkuh dan tidak selingkuh. Dan mungkin saja berguna buat ibu² atau mbak² yang membaca …. silahkan

Berikut terjemahan bebas dari Redbook tentang beberapa penemuan dari surveinya tersebut.

48%-nya mengatakan kekurang puasan secara emosi sebagai alasan utama

Selama ini dianggap bahwa selingkuh selalu berkaitan dengan seks, tetapi pada kenyataannya hanya 8% dari semua pria tersebut yang menganggap ketidakpuasan seksual sebagai alasan. Pada kenyataannya, pria adalah makhluk yang memiliki emosi juga. Mereka ingin istri² mereka menghargai dan mengerti bagaimana mereka telah bersusah payah untuk melakukan segalanya dengan benar.

Yang menjadi masalah adalah karena pria pada umumnya tidak dapat mengekspresikan perasaannya seperti wanita.

66%-nya merasa bersalah selama affair

“Pada kenyataanya, 68% dari mereka yang berselingkuh tidak pernah membayangkan kalau mereka dapat melakukan hal tersebut dan hampir semuanya berharap mereka tidak melakukannya,” ujar Neuman. Sudah jelas, bahwa perasaan bersalah tidak mampu menghentikan mereka untuk berselingkuh. “Mereka dapat menahan emosinya dan menyelesaikannya nanti”, lanjutnya. Jadi jika suami anda bersumpah kalau dia tidak akan selingkuh, jangan beranggapan jika hal itu tidak dapat terjadi [perselingkuhan].

77%-nya memiliki sahabat yg juga selingkuh

Pesan yang tertangkap adalah “Sahabat saya adalah pria yang sering membohongi istrinya [selingkuh]. Pria yang terbaik pun akan melakukannya“. Jadi anda bisa saja meminta suami anda dan teman² untuk menghabiskan waktu mereka bersama² di tempat² yang sedikit godaan, misalkan kegiatan olahraga atau restoran sebagai pilihan tempat makan siang dibandingkan di suatu bar atau klub.

40%-nya bertemu dengan wanita lain di tempat kerja

“Seringkali, wanita yang berselingkuh dengannya di kantor adalah seseorang yang memujinya, memperhatikannya, dan menghargai kerja kerasnya,” lanjut Neuman. “Alasan lain yang sangat kritis adalah bahwa dia [pria] sebaiknya berharga di rumah”. Untungnya, ada tanda² yang jelas jika suami anda menjadi lebih nyaman bersama rekan²-nya, misalnya jika dia sudah lebih sering memuji rekan kerja wanitanya lebih sering dibandingkan rekan kerja prianya dan jika hal tersebut sudah terlihat, suadh saat nya bagi kalian berdua untuk menentukan batasan² yang boleh dan tidak boleh dilakukan di kantor, lanjut Neuman.

12%-nya mengakui kalau selingkuhannya itu lebih menarik [secara fisik] dibandingkan isterinya

Dengan kata lain, pria tidak berpikir akan mendapatkan seks yang lebih baik dengan seseorang yang memiliki tubuh yang lebih baik. “Pada umumnya, pria berselingkuh untuk mengisi kekosongan secara emosional”, kata Neuman. “Dia merasakan hubungan dengan wanita lain dan seks turut menyertainya”. Jika kau takut akan kedustaan, fokuskan untuk membuat hubunganmu lebih dekat dan penuh cinta.

6%-nya melakukan seks dengan selingkuhannya pada hari atau malam yang sama

Ternyata, 73% dari pria mengetahui tentang wanita lainnya tersebut lebih dari sebulan sebelum mereka berselingkuh. Sehingga, engkau mungkin memiliki waktu yang cukup untuk melihat tanda² bahaya sebelum kebohongan muncul. Perhatikan beberapa signal yang umum berikut ini: Si Pria menghabiskan waktu lebih banyak diluar rumah, tidak pernah meminta seks lagi, memulai perkelahian lebih sering atau menghindari telephone anda.

Lebih lanjut, Neuman menyarankan untuk mengendalikan apa yang bisa kau kendalikan [perilakumu sendiri] dan ambil langkah paling depan untuk membuat pernikahanmu menjadi lebih baik. Jangan ragu² untuk menunjukan penghargaanmu padanya, prioritaskan waktu tuk bersama dan lakukan seks lebih banyak. Beri dia alasan untuk tetap menempatkanmu selalu dipikirannya, kata Neuman. Dan menjadi lebih terbuka tentang apa yang kau rasakan diantara kalian berdua [tanpa menyebutkan pihak ketiga]. Cobalah untuk mengatakan “Saya pikir kita mulai kehilangan sesuatu yang penting didalam pernikahan ini, dan aku tidak ingin itu menghilang”. Dan pada saat yang sama, berkomitmen pada hubunganmu dan melakukan apapun untuk membuatnya langgeng.

Wheew … jadi … ;)


Free Blogger Templates by Isnaini Dot Com. Powered by Blogger and PDF Files